Berbicara tentang kasih Tuhan sudah ada dari perjanjian lama, dari kisah penciptaan manusia, Adam dan Hawa jatuh dalam Dosa namun Tuhan masih menunjukan kasih setia kepada mereka dengan memberikan mereka keturunan, penyertaan bangsa Israel keluar dari Mesir ada tiang awan dan tiang api, Raja Daud yg kecil namun karena kasih Tuhan ia bisa mengalahkan Goliat yg tubuhnya besar, dan masih banyak lagi.
Pada bacaan kita pagi hari ini dua ayat pertama sangat jelas menggambarkan kasih Tuhan kepada manusia itu tdk membedakan dia dri suku ini, dia dri bangsa ini, dia dari manapun Tuhan selalu mengasihi, apabila ia percaya dan melakukan apa kehendak Tuhan.
Kalau kita mendengar khotbah dari pendeta, masing² dengan karunia sendiri. Kita bisa mengengar khotbah beberapa pendeta itu menekankan kepada percaya kepada Yesus maka selamat. Percaya kepada Yesus dan melakukan apa yg dikehendakinya, kenapa demikian?
Kita kristen, bukan karna lahir dari keluarga kristen saja tapi bgaimana dalam sikap, kita mencerimnkan kasih Tuhan sehingga kita yang menjadi pelita untuk menerangi bagian yang gelap
Sudahkah kita merasakan kasih Tuhan hari ini?
Tentu setiap orang slalu merasakan kasih Tuhan dalam kehidupannya, baik saat tidur Tuhan menjaga, saat pagi masih bisa bangun, dapat beraktifitas seperti biasa, itu karena kasih Tuhan.
Lalu apakah saat kita sudah memperoleh kasih Tuhan dan cukup di kita?
Teman² Rekan² yang saya kasihi, ada satu cerita yang mungkin sudah sempat kita baca, kita dengar atau sipit² sudah tau.
Teman² tau Laut Mati?
Berlokasi di antara Israel, Pelastina dan Yordania. Dgn luas skitar 41.650km² sangat luas sedangkan luas pulau timor saja hanya 30.777km², sekilas tentang laut mati.
Teman² tau Danau Galilea?
Danau Genezaret, Danau Tiberias dan lain sebagainya terlepas dari bnyk nama itu kembali kepada stiap orang lebih nyaman menyapa dgn sebutan apa.
Danau Galilea ini danau terbesar di Israel luasnya skitar 166km², luas kupang 152,59km²
Sekilas tentang Danau Galilea.
Teman² ada hal menarik dari antara dua tempat ini. Walaupun mendapatkan pasokan air yang sumbernya sama dari Sungai Yordan namun Danau Galilea yg sering kita jumpai dalam kitab perjanjian baru, mempunyai panorama yang indah, Air hangat Danau Galilea memiliki banyak flora dan fauna yang hidup, ikan-ikan dan lain sebagainya. Fauna yang terdapat di danau Galilea sangat beragam.
Sedangkan laut mati punya kadar garam yang sangat tinggi sehingga tidak ada satu flora dan fauna bisa hidup di daerah ini. Disekeliling juga gersang, bahkan di beberapa bagian mengeluarkan bau yang tidak sedap karena menampung smua air dari luar. Keunggulannya orang yang mandi tidak tenggelam alias mengapung
Apa yang dapat kita ambil dari dua contoh daerah ini?
Kuncinya adalah menerima dan memberi.
Keduanya sama² menerima pasokan air dari sungai Yordan namun laut mati menyimpannya dan tidak membagi kepada yang lain sedangkan danau Galilea menerima dari sungai Yordan dan membagikannya kepada sungai² kecil yg ada di sekitarnya.
Sama seperti kita, semua orang, siapapun dia pasti slalu menerima berkat dari Tuhan, berkat Tuhan bukan hanya tentang Materi, mari menjadi penyalur berkat Tuhan, menjadi perpanjangan tangan Tuhan, bukan panjang tangan (atau pencuri) membawa syalom Allah.
Biar lewat kita, lewat pekerjaan kita, nama Tuhan slalu di Puji.
Kiranya Tuhan memberkati kita dgn firmannya.